Senin, 26 September 2011

Kelam Acuan Mimpi

Duduk terdiam terangkul sunyi
Pemandangan kelam telah menggerogoti
Kecil wujudku menjadi ciut
Lantunan masa lalu buatku mengkerut

Aku terus berlari
Tapi bayangan hitam terus mengikuti
Goresan kelam tubuh terpecut
Seperti mendapat gelar Sang Pengecut

Jiwa ini terlalu dini
Mengikuti jejak bumi
Yang terlunta dan butut
Dan berjanji tuk menuntut

Wahai hari
Bantulah aku tuk berdiri
Untuk wujudkan mimpi
Yang selama ini menjadi misteri

Walau terus terjatuh
Impian menjadi keharusan
Untuk tetap berteduh
Dari keterpurukan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar